Dewa
—
Dewa berjalan dengan tergesa mendekati Dylan. Alisnya terangkat saat ia Rico juga ada disana.
“Rico?”
Rico menoleh, ia sama terkejutnya dengan Dewa. Bagaimana bisa sepupunya datang dengan wajah panik.
“Lo ngapain disini?” Tanya Rico.
Dewa terkekeh sinis, tangannya langsung menarik kerah baju Rico dan memukul rahang lelaki itu dengan keras.
Dylan hanya diam. Tidak ada yang lelaki itu lakukan karna ini adalah hal yang ia tunggu sejak kemarin.
“Bangsat! Lo ngapain nonjok gue anjing?!” Rico berdiri, ia menarik kerah Dewa dengan penuh emosi.
“Lo apain sepupu gue bangsat?!” Tanya Dewa dengan emosi.
Rico terdiam. Raut wajah emosinya tergantikan dengan raut wajah bingung.
“Sepupu? Maksud lo Elena?” Tanya Rico setelah ia melepaskan cengkraman pada kerah baju Dewa.
Nafas Dewa memburu, ia mengacak rambutnya dan membelakangi Rico untuk mengontrol emosinya.
“Iya. Elena sepupu gue. Dan dia adik kandung lo, Rico.”
Dua kalimat yang berhasil membuat Rico mematung ditempatnya.
©dya020421