Hai, Kiara.

Awan mendung yang menyelimuti sore itu membuat Kiara menunggu anaknya dengan khawatir. Entah Marvel atau Satya yang ia tunggu. Jika ditanya tentu saja Marvel yang wanita itu khawatirkan.

Mobil putih memasuki perkarangan rumah Kiara. Membuat wanita paruh baya yang sedang diteras itu menatap bingung. Setau Kiara mobil Jeffryan berwarna hitam. Lalu ini mobil siapa?

Sampai satu lelaki dengan tubuh yang lemas itu turun dari mobil, membuat Kiara dengan reflek mengambil gagang sapu yang berada didekatnya. Namun ia turunkan gagang itu saat Kiara melihat lelaki yang lebih tua beberapa tahun darinya.

“J-jonny?” gumam Kiara menatap Jonny yang berjalan mendekati Satya.

“Satya, kamu masuk. Kunci diri kamu dikamar, jangan keluar sebelum Mama suruh.” ujar Kiara dengan dingin.

Satya hanya menurut, sudah bisa Satya tebak pasti sang Mama tidak khawatir dengan dirinya. Bahkan baru turun dari mobil saja Satya juga ingin dipukuli.

Jonny memajukan langkahnya, mendekati Kiara yang terdiam ditempat dengan rahang yang mengeras. Jonny tau pasti emosi wanita yang ada dihadapannya sedang membuncah.

“Selamat bertemu kembali, Kiara.” ujar Jonny dengan melurkan tangannya.

“Mau apa kamu kesini?” tanya Kiara dengan ketus tanpa membalas uluran tangan itu.

Jonny mengendikan bahunya. Tangannya ia masukan kedalam saku celana. “Seperti yang kamu liat, aku nganterin anak aku pulang.” bisik Jonny kepada Kiara.

Tentu Jonny tidak mau gegabah. Jika Satya mendengar percakapannya maka itu akan membahayakan kondisi anak lelakinya.

“Pergi, dan jangan kembali lagi.”

“Aku Ayah dari Satya. Aku ada hak buat temuin dia, Kiara. Kamu gak bisa seenaknya pukul dia gitu aja.”

“Tapi dia pembawa sial! Dan itu semua karna kecerobohan kamu! Bahkan aku gak kenal kamu sama sekali, Jonny! Tapi kamu berhasil buat rumah tangga aku hancur dengan kehadiran dia!”

Nafas Kiara memburu. Gadis itu ingin sekali menangis sekarang. Namun ia tahan karna tak mau terlihat lemah.

“Kasih ke aku sekarang! Kasih Satya ke aku! Kalau dia kesialan kamu, kasih ke aku, Ra!”

“Gak! Biar dia yang tebus semua kesalahan kamu ke aku!” final Kiara lalu masuk kedalam rumah. Mengunci pintu utama dengan cepat.

Sedangkan Jonny, lelaki itu mengepalkan tangannya dengan kuat. Ia akan merebut Satya dari Kiara, dan menjadikan Satya putra kesayangannya.