Lelaki yang menginginkan Ayyara.
—
Lelaki dengan wajah yang pucat itu terus memperhatikan foto gadis yang sudah dekat dengannya sejak dulu. Sayangnya kedekatan itu membuat tumbuh rasa yang tak dapat diartikan. Ia menginginkan hubungan lebih dengan gadis yang berada di fotonya. Ia ingin rasa itu terbalaskan dengan perasaan yang sama. Ia tak ingin jika hatinya hanya merasakan sepihak.
Namun, apa yang bisa diharapkan oleh lelaki yang di diagnosa Kanker Hati sejak sebulan yang lalu?
“Ay, apa Tuhan izinin gue bisa milikin lo walau cuman sebentar?” gumam lelaki dengan pemilik nama sang angkasa.
Bintang Alasaka.
“Gue pengen bisa milikin lo, Ay. Gue mau jadiin lo teman hidup gue. Gue mau lo izinin gue buat pegang hati lo.” Bintang menatap langit-langit kamar. Menarik nafas sejenak sebelum melanjutkan berbicara.
“Tapi, apa Tuhan izinin gue untuk ada di sisi lo dengan waktu yang lama? Gue gak yakin bisa bertahan dalam satu tahun, Ay. Gue gak yakin bisa nemenin lo sampai kita tua nanti. Gue gak yakin bisa terus temenin lo disaat lo nangis. Gue gak yakin bisa usap rambut lo disaat lo sedih, bisa liat senyum lo disaat lo bahagia, dan bisa liat lukisan lo setelah lo selesai ngelukis, Ay.”
Mata lelaki itu terpejam. Nyeri pada perutnya terasa dengan perlahan. Serta mual yang membuat Bintang merasa tidak nyaman.
“Ayah...”