Maura sakit
—
Elena mendekati Dylan yang sudah menunggu sejak tadi. Matanya melirik kearah kamar Maura, kamar gadis itu terlihat sepi dan gelap. Tidak seperti biasanya.
Matanya melirik kearah garasi, disana terdapat motor Akala yang terparkir dengan asalan.
“Akala lagi nemenin Maura. Maura sakit.” Ujar Dylan seperti mengetahui rasa penasaran Elena.
Elena menoleh, gadis itu tersenyum tipis untuk merespon.
“Yaudah, ayo.”
Elena menaiki motor Dylan. Sekali lagi matanya melirik kearah rumah Maura.
Aneh. Akala seperti kembali melupakan Elena. Bahkan semua pesan yang Elena kirimkan tidak di gubris sama sekali oleh Akala.
Elena takut, Akala akan seperti dulu lagi. Mengabaikannya dan menduai Elena.
©dya020421