Mimpi

Jeffryan terbangun dari tidurnya dengan rasa terkejut dan juga keringat yang membasahi wajahnya. Nafasnya terasa tak beraturan dan juga rasa takut yang tiba-tiba saja muncul karna mimpi buruk tentang anaknya, Prasatya.

Mimpi yang membuat Jeffryan merasakan takut yang teramat dalam. Takut jika mimpinya benar-benar nyata. Takut jika lelaki bernama Tio yang Jeffryan ingat benar-benar membunuh anaknya.

Jeffryan tak paham apa maksud dari mimpi tersebut. Jeffrya juga tak mengenali Tio yang berada dimimpinya. Namun ia merasakan perasaan yang sangat tidak enak.

Tangan lelaki itu merasa meja kerjanya yang dipenuhi oleh berkas berkas berserakan. Ia mencari kunci mobil dengan tangan gemetar dan juga rasa takut. Namun sialnya, kunci mobil itu hilang entah kemana.

Jeffryan memilih untuk mengambil handphonenya. Membuka roomchatnya dengan Satya. Mengetik beberapa kalimat dengan cepat namun rasa gengsi itu langsung datang tanpa membiarkan Jeffryan mengirimkan satu pesan.

“Satya, papa khawatir.”