Pelampiasan

Sudah 30 menit berlalu, sedangkan posisi Jevan tidak berubah. Kepalanya ia tidurkan di paha Kara, sedangkan tangannya memeluk pinggang gadis itu.

Hatinya terasa berantakan saat ia mendapat pesan menyakitkan dari Gracia. Malamnya kembali hancur saat kembali mendengar Gracia akan pergi jauh dari dirinya. Jevan pergi ke Bandung untuk menemui Gracia dan kuliah. Tetapi Gracia kembali lagi pergi meninggalkan dirinya.

Kara tidak mengetahui apa yang membuat Jevan seperti sekarang. Tubuh yang lemas, kamarnya yang bau rokok, dan gitar yang tergeletak sembarang. Gadis itu cemas, takut jikat Jevan mengalami hal yang berat semalam. Ia merasa bersalah karna menolak ajakan Jevan untuk dinner bersama.

“Jev, makan ya?” bujuk Kara untuk ketiga kalinya.

Jevan menggeleng, ia mengeratkan pelukannya. Entah karna kehilangan atau sebagai tempat pelampiasan ketenangan.