Selamat datang di dunia.
—
Atmosfir menegangkan terus menyelimuti Mahesa yang sedang menunggu Kayna menjalankan operasi caesar. Usia kandungan Kayna baru menginjak 8 bulan namun sudah harus melahirkan karna ketuban yang pecah.
Mahesa terus menatap khawatir beberapa dokter yang menangani dan juga khawatir dengan kondisi Kayna. Ia terus mengusap rambut gadis itu, berusaha menenangkan Kayna yang sedang diselimuti dengan rasa takut.
“I know you can, babe.” bisik Mahesa.
Lelaki itu mengusap kening Kayna yang berkeringat padahal suhu ruangan tersebut cukup dingin. Namun entah mengapa mereka berdua merasa sangat panas.
Hingga akhirnya suara tangisan bayi pertama terdengar, membuat Mahesa dan juga Kayna bernafas dengan lega. Namun kedua harus merasakan khawatir lagi saat bayi keduanya akan di keluarkan.
Dan lagi. Suara tangisan bayi yang kedua terdengar pada ruangan operasi itu. Membuat Mahesa mengeluarkan air mata harunya. Ia benar-benar menjadi Papa untuk si kembar sekarang.
“Kayna, terima kasih.”
Mahesa mencium kening Kayna berkali-kali. Terus mengucapkan terima kasih pada gadis itu karna ia sangat bersyukur dengan hadiah yang diberikan oleh Kayna.
Kayna tersenyum, ia merasa lega sekarang. Kedua anaknya lahir dengan selamat dan akan hidup dengannya.
—
“Baby.” Mahesa mendekati kedua anaknya yang sudah ditaruh pada inkubator bayi. Mahesa tersenyum, manatap kedua anak kembarnya dengan tatapan yang amat disayang.
“Welcome the world, Kala and Mahendra.”