Tw // bullying

Suasana lapangan terasa sangat ramai dan ricuh. Bulan, gadis itu dapat mengalihkan semua perhatian orang-orang dengan membawa satu ember air cucian piring. Tak ada yang berani menghentikan karna Bulan sedang diambang kemarahan.

Cloudya berjalan dengan hati-hati. sudah bisa ia tenak apa yang akan dilakukan jika Cloudya menghampiri Bulan. Ia ingin kabur sekarang juga.

“Mau kemana lo? Beneran pengen diseret ya?”

Bulan mendekati Cloudya saat gadis itu mencoba kabur. Lengan Cloudya di genggam dengan kencang, menarik Cloudya ketengah lapangan.

“Diem disini.” ujar Bulan dengan geram.

Bulan mengambil ember itu, sebelumnya ia menjambak rambut Cloudya hingga dangak lalu menumpahkan air kotor itu tepat diwajah Cloudya.

“Gue gak perduli abis ini dikeluarin dari sekolah! Gue cuman mau lo rasain apa yang gue rasain dulu!” teriak Bulan marah.

Cloudya terbatuk karna ada air yang masuk kehidungnya. Gadis itu tak perduli dengan ucapan Bulan. Cloudya terlalu sibuk dengan rasa sakit di hidungnya.

“Ini akibatnya lo main-main sama gue. Bulan Hireksa.”